HUBUNGAN ANTARA PREEKLAMSIA DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUANG BERSALIN AZ-ZAHRA RSUD HAJI MAKASSAR

  • Sainah Universitas Ptria Artha
  • Hamdayani Universitas Patria Artha
  • Suriani Universitas Patria Artha
Keywords: Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR), Preeklamsia

Abstract

Penelitian ini bertujuan  Untuk menganalisis secara mendalam hubungan Antara Preeklamsia Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Ruang Bersalin Az-Zahra RSUD Haji Makassar.

Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif analitik korelasional dengan pendekatan desain Cross Sectional Study. Besar sampel 74 responden ibu yang mengalami preeklamsia. Penelitian ini menggunakan metode uji statistik yaitu uji Kai Kuadrat (Chi Square) dengan kemaknaan (0,05). Didapatkan hasil sebagai berikut: 1) Preeklamsia pada responden ibu hamil di ruang Az-Zahra RSUD Haji Makassar terbanyak adalah preeklamsia “Ringan” sebanyak 58 responden (78.4%), dan terendah adalah preeklamsia “Berat” sebanyak 16 responden (21.6%). 2) Berat badan bayi pada responden ibu hamil dengan kejadian preeklamsia di ruang Az-Zahra RSUD Haji Makassar terbanyak adalah “BBLR” sebanyak 59 responden (79.7%), dan terendah adalah “BBLSR” sebanyak 15 responden (20.3%) .

Setelah dilakukan analisis secara statistik bermakna antara preeklamsia dengan kejadian bayi BBLR, dan dari hasil analisis statistik Chi-square antara preeklamsia dengan kejadian bayi BBLR, didapatkan nilai Sig. 0.000 < 0.05.

Penelitian ini menunjukkan ada hubunga antara preeklamsia dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah pada ibu hamil di Ruang Az-Zahra RSUD Haji Makassar.

Bahwa masih ada beberapa responden yang kurang memiliki kesadaran dalam pemeriksaan Antenatal Care (ANC) Rekomendasi: perlu adanya peran tenaga kesehatan dalam memberikan pemyuluhan dan penanganan tepat dan adekuat pada ibu hamil dengan preeklamsia untuk mengurangi kemungkinan komplikasi kehamilan termasuk berat bayi lahir rendah.

Published
2021-07-31