Pengaruh Ketepatan Pengkodean Diagnosa dan Tindakan Medis pada Penyakit Diabetes Mellitus Tipe II terhadap Tarif Ina-Cbgs Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar Sulawesi Selatan

  • Ari Sukawan STIKES Panakukang
  • Lilik Meilany STIKES Panakkukang

Abstract

ABSTRAK

Pengaruh Ketepatan Pengkodean Diagnosa dan Tindakan Medis  pada Penyakit Diabetes Mellitus Tipe II terhadap Tarif Ina-Cbgs Unit Rawat Inap  Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar Sulawesi Selatan

 

Ari Sukawan1, Lilik Meilany1

1Program Studi D-3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

STIKES Panakkukang Makassar

 

       Dasar pengelompokan dalam INA-CBGs menggunakan system kodefikasi dari diagnosis akhir dan tindakan/prosedur yang menjadi output pelayanan, dengan acuan ICD-10 untuk diagnosis dan ICD-9-CM untuk tindakan/prosedur. Tarif Indonesian-Case Based Groups yang selanjutnya disebut Tarif INA-CBGs adalah besaran pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan atas paket layanan yang didasarkan kepada pengelompokan diagnosis penyakit dan prosedur. Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar masih terdapat kurang tepat dan tidak tepat pada pengkodean diagnosa dan tindakan medis yang berpengaruh pada tarif INA-CBGs tinggi sedang dan rendah.

       Pengaruh Ketepatan Pengkodean Diagnosa dan Tindakan Medis Pada Penyakit Diabetes Mellitus Tipe II Terhadap Tarif INA-CBG’s Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar.

        Dalam penelitian ini yang digunakan adalah penelitian asosiatif kuantitatif dimana peneliti mendapatkan gambaran dan keterangan-keterangan mengenai ketepatan pengkodean diagnosis dan tindakan medis pada penyakit diabetes mellitus tipe II terhadap tarif INA-CBG’s unit rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar.. Sampel didapatkan 100 rekam medis pasien rawat inap penderita penyakit diabetes militus type II dibulan Januari  2017 - Juni 2017. Menggunakan uji parsial/uji t dan uji simultan/uji F.

       Dari hasil penelitian di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar. Sulawesi selatan terlihat pada tabel 4.1.1 ketepatan pengkodean diagnosa dan tabel 4.1.2 ketepatan tindakan medis masih terdapat pengkodean kurang tepat dan tidak tepat dalam memberikan kode. terdapat tarif yang dikategorikan tinggi, sedang dan rendah.

        Dari hasil penelitian terdapat adanya Pengaruh ketepatan pengkodean diagnosa dan tindakan medis terhadap tarif INA-CBGs. Berdasarkan hasil perhitungan, terdapat variabel yang paling berpengaruh terhadap tarif INA-CBG’s adalah ketepatan tindakan medis.

 

Kata Kunci : ketepatan pengkodean diagnose, Tindakan Medis dan Tarif INA-  CBGs.

Published
2020-09-21
Section
Articles